Jum'at, 10 September 2010  
Hot Topics >> Ekonomi - Metropolis     Arsip Berita    Buku tamu         
LOGIN   |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD
   
Kamis, 01 Juli 2010 , 08:07:00

Tak banyak yang mengenal sosok Armyn Angkasa Alianyang. Putra asli daerah Kalbar ini kini menjabat sebagai Kasdam XII/Tanjungpura. Kepulangannya ke kampung halaman membawa kesan tersendiri bagi pria dengan pangkat Brigjen TNI ini. Karena banyak kenangan yang tak dapat dilupakannya sampai sekarang.

WAHYU ISMIR JK, PONTIANAK

SIAPA yang tak kenal Alianyang. Pejuang asal nanga pinoh ini merupakan pahlawan nasional Kalbar. Meskipun tidak mengikuti pendidikan militer, tetapi berkat kegigihannya melawan penjajah, Alianyang diberikan pangkat reguler sebagai Sersan. Sejak saat itu, Alianyang masuk ke dalam TNI Angkatan Darat.
Jejak Alianyang sebagai tentara diikuti sang putra, Armyn Angkasa Alianyang.
Ia adalah putra ke tiga almarhum Alianyang. Meskipun memupunyai seorang ayah pahlawan nasional, tetapi secara mendetail, sosok Alianyang tak diketahuinya.
”Bapak saya (Alianyang-red) meninggal tahun 1970, dimana saat itu saya baru kelas satu SMP, sehingga hanya tahu mengenai beliau secara umum saja. Bahkan mengenai perjuangannya saya banyak mendengar dari teman seperjuangannya,” jelas Armyn.
Meskipun lahir di Singkawang 54 tahun yang lalu, sebagian masa kecilnya dia habiskan di Kota Pontianak. Bahkan setahuhn setelah kelahirannya, dia dibawa orang tuanya ke Jawa Barat. Pada tahun 1961, mereka sekeluarga kembali lagi ke Kota Khatulistiwa ini sampai Alianyang meninggal. Setelah itu dia kembali menghabiskan waktu sekolahnya di Singkawang sampai tamat STM.
”Waktu kembali ke Pontianak, saya bersekolah di TK dan SD Nurali, sampai kelas 1 SMP Bapak meninggal. Dan saya melanjutkan pendidikan di tempat kelahiran saya,”ujar dia.
Selama di Pontianak, banyak kenangan yang tak bisa Armyn lupakan. Salah satunya pada saat Armyn bersampan bersama temannya dari depan asrama Hidayat sampai ke sungai Kapuas. Setelah itu berenang bersama teman-temannya. Tak hanya berenang, ternyata bersama teman-temannya tersebut, Armyn terkadang mencuri beras di kapal pengangkut beras. Selain itu, dia mengaku juga suka berperang dengan anak-anak di sekitar Makam Pahlawan menggunakan ketapel.
”Maklumlah kenakalan masa kecil. Tetapi ya itulah kesan semasa kecil saya. Apalagi anak tentara,” kenangnya sambil tersenyum.
Tetapi kenakalan tersebut tak membuatnya menjadi sosok yang nakal pada saat dewasanya. Mendapat inspirasi dari sang ayah sebagai seorang tentara, membuat dirinya tergerak untuk meneruskan jejak sang ayah. Setelah masuk Akabri tahun 1976 sampai 1980, banyak jabatan penting di TNI yang pernah digelutinya, terutama di Kalbar diantaranya Danyon 643, Kasiops Korem 121/ABW, dan terakhir Kasdam XII/Tanjungpura.
”Masuknya saya menjadi tentara memang terinspirasi dari ayah, karena dulu kehidupan di asrama, maka sebagai anak kolong sangat terpengaruh bagi seorang anak untuk menjadi tentara. Kalau kuliah dulu susah dan sangat terbatas. Sehingga saya meneruskan untuk meneruskan jejak Ayah,” ungkap dia
Meskipun mengenal sang ayah dengan waktu yang sangat singkat, tetapi Armyn sangat ingat akan pesan Alianyang, bahwa seorang laki-laki harus tegas dan bertanggung jawab. Jangan pernah menyerah dengan keadaan dan cengeng. Karena menurut Armyn, hal tersebut merupakan modal setiap orang dalam menjalani kehidupan. Terlebih laki-laki sebagai calon pemimpin, baik dalam keluarga maupun masyarakat.
”Hal tersebut terbukti. Karena selama menjadi kepala keluarga, ayah tak pernah mengeluh. Sampai beliau menjadi ketua DPRD dan pemuka masyarakat, dimana itu merupakan kepercayaan masyarakat Kalbar,” pungkasnya.(*)

 

 
Jhon Kamis, 01 Juli 2010 , 08:07:49
Dulu waktu kecil sering mendengar cerita orangtua tentang Ali anyang kalau tidak salah aslinya dari daerah kec. ambalau kab. sintang apa itu yang dimaksud ya, kalau ya mudah2an bapak ini bisa mengayomi semua suku dan agama dikalbar
djonsikat Kamis, 01 Juli 2010 , 08:07:49
Pak Armyn AA, selamat atas perjuangan bp, Pak Armyn tolong tingkatkan generasi muda Kalbar agar banyak yg dapat mengikuti jejak bapak. pasti bp tahu kalau dihitung mungkin hanya bp atau bisa dihitung dengan jari tangan sebelah jlh org seperti bp dari Kalbar ini. Perhatikan pak ya. Sukses utk bp.
Yakobus Kumis Kamis, 01 Juli 2010 , 08:07:49
merdeka.... kami berharap Pak Armyn dapat berjuang secara nyata..... bagaimana caranya agar putra-putri Kalbar banyak yang diterima di AKABRI, sehingga nantinya banyak anak-anak Kalbar yg menjadi jendral spt bapak. Slamat Berjuang dan berkarya pak, kami bangga dengan Bp. sebagai asli putra Kalbar. GBU
 
(3) Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
    I0A2X
   
 
  + Other News / Category     
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
SUDAH tiga kali saya Idul Fitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. D ...
Other
 
   
Home Utama Senyum Simpol Metropolis Politik Ekonomi Hiburan Kalbar Olahraga Teknologi Agama Rubrik