TINA TALISA tak bisa menjalani puasa tahun ini di kampung halaman. ’’Ramadan ini, aku puasa di negara orang, Rusia,’’ kata presenter kelahiran Bandung, 24 Desember 1979, tersebut di sela jumpa pers pemberian penghargaan Achmad Bakrie 2010 untuk negara di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat, kemarin (28/7).
Meski menikmati bulan suci Ramadan di negeri orang, dirinya tidak merasa jauh dari lingkungan rumah. Sebab, di negara tersebut banyak warga muslim yang tetap menjalankan ibadah puasa. ’’Di sana juga banyak orang
atau mahasiswa Indonesia. Kehidupan Islam di sana juga sangat menarik,’’ ungkap alumnus Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran, Bandung, tersebut.
Bukan hanya itu. Tina, sapaan akrabnya, menyatakan bahwa dirinya juga bisa menikmati kota-kota muslim di negara Rusia. ’’Pada 17 Agustus nanti, aku mendapat kesempatan untuk menikmati perayaan Agustusan warga Indonesia di negara Rusia,’’ ujarnya senang.
Di singgung soal menu makanan, Tina mengungkapkan bahwa masalah tersebut tidak menjadi prioritas bagi dirinya. Sebab, sejauh ini dia tidak pernah punya masalah dengan menu makanan di negara-negara lain. ’’Aku omnivora sejati. Jadi, nggak ada pantangan makanan apa pun. Apa pun dimakan. Aku suka semua makanan,’’ tegasnya. (ash/kum)