PONTIANAK--Kabar mengembirakan bagi masyarakat pecinta sepakbola. Final cabang olahraga paling bergengsi ini dipastikan akan digelar di Stadion Sultan Syarief Abdurrahman. Kepastian ini diperoleh usai digelarnya pertemuan segitiga antara PSSI, KONI dan kedua manajer tim yang berlangsung Kamis (29/7) di Sekretariat PSSI Kalbar. “Alhamdulillah kita sudah mencapai kata sepakat final sepakbola digelar di SSA,” ungkap Ketua Panitia Rusman Nilam.Dengan adanya kesepakatan bersama ini secara otomatis menjawab kabar yang telah terlanjur beredar dimasyarakat bahwa final akan digelar di Padang Ball Keboen Sajoek PSP Pontianak. Simpang siurnya informasi mengenai lokasi pertandingan untuk final sepakbola tidak terlepas dengan jadwal yang telah dibuat PSSI sebelum digelarnya pertandingan sejak awal yang menyebutkan final akan digelar 30 Juli di PSP Pontianak.
Sebelum tercapai kata sepakat dalam pertemuan segitiga antara KONI yang diwakili Firdaus Zar’in, PSSI oleh Rusman Nilam selaku ketua harian dan ketua panitia serta kedua manajer tim yakni manajer PS Kubu Raya diwakili Tajudin serta Persikat Ketapang diwakili Irwan Masyad. Terlebih dahulu PSSI memberikan kesempatan kepada kedua tim dalam hal ini pemain untuk mencoba lapangan. Dari hasil uji coba tersebut kemudian dibahas dalam rapat dan hasilnya kedua tim menyatakan tidak ada masalah dan siap menjalani pertandingan. Untuk final sepakbola ini akan dimulai pada pukul 14.30 WIB.Selain menetapkan lokasi pertandingan PSSI juga menyiapkan kejutan bagi pemain cabang olahraga prestitius ini. Berdasarkan hasil rapat PSSI akan menggunakan bola yang tak biasa seperti saat menggelar babak penyisihan hingga semifinal. Ketua Harian PSSI Kalbar Rusman Nilam menjelaskan pada final nanti bola yang digunakan adalah bola Jabulani yang merupakan bola resmi Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.”Kita ingin memberikan yang terbaik bagi persepakbolaan di Kalbar. Meski Piala Dunia telah usai saya berharap Jabulani bisa memberikan inspirasi bagi kedua tim,” kata Rusman Nilam. (bdi)