JAKARTA – Menko Kesra Agung Laksono mengatakan, penarikan tabung gas elpiji tak ber-SNI (standar nasional Indonesia) akan dilakukan secara bertahap. Penarikan bakal dilakukan secara alamiah bersamaan dengan tabung gas yang diketahui bermasalah.’’(Penarikan tabung gas elpiji) ini sedang berjalan. Jadi, bukan diambil sekaligus gitu lho. Secara alamiah saja,’’ kata Agung sebelum mengikuti rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin (29/7).Agung mengatakan, saat ini sekitar 1 juta tabung gas ditarik secara alami. Itu berarti, begitu ditemukan bermasalah, tabung langsung diganti.
Menurut Agung, kebanyakan permasalahan tabung gas bukan bolong atau bocor. Namun, katupnya rusak karena dipaksakan saat dioplos. ’’Nah, tabung-tabung seperti ini akan ditarik bersamaan dengan tabung yang tidak berlogo SNI,’’ tutur Agung.Isi tabung gas elpiji 3 kilogram memang rawan disuntikkan ke tabung gas 12 kilogram. Sebab, tabung gas 3 kilogram menggunakan harga subsidi. Itu berbeda dengan tabung gas 12 kilogram. Harga tabung gas 3 kilogram di agen-agen hanya sekitar Rp 14 ribu. Sedangkan harga tabung gas 12 kilogram rata-rata Rp 75 ribu. Penyuntikan tabung itulah yang juga mengakibatkan kerusakan.Agung menuturkan, pemerintah tidak memasang target waktu penarikan elpiji bermasalah dan yang tidak berstandar SNI. ’’Secepatnya saja,’’ katanya. Sosialisasi door to door juga akan terus dilaksanakan.
Kemarin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan pertemuan empat mata secara tertutup dengan mantan Wapres Jusuf Kalla. Pertemuan berlangsung di Wisma Negara sekitar 30 menit. Beredar spekulasi, salah satu isi pembicaraan keduanya terkait masalah banyaknya kecelakaan ledakan tabung gas 3 kilogram.Namun, hal itu dibantah Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha. Menurut Julian, pertemuan itu adalah silaturahmi biasa. ’’Kemungkinan tidak ada hal-hal khusus yang dibahas,’’ kata Julian. Seperti diketahui, saat menjabat wakil presiden, Jusuf Kalla adalah inisiator program konversi subsidi minyak tanah ke gas. Program itu termasuk membagikan secara gratis tabung gas elpiji 3 kilogram kepada masyarakat. (sof/c4/dwi)